Join The Community

Premium WordPress Themes

Search

Sabtu, 07 April 2012

HAL-HAL YANG MENGOTORI AQIDAH

Syirik adalah dosa yang tidak akan terampuni, syirik menyekutukan Allah adalah hal yang harus dihilangkan. Paham ini telah ada sejak zaman nabi SAW yaitu yang terjadi pada paman nabi Abi Thalib dalam islam selalu mengajarkan tentang keimanan. Syirik adalah suatu paham yang mana orang yang musyrik telah terlaknat sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat An Nisa’ ayat 116.

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa-dosa orang musyrik orang yang mempersekutukan Allah dengan sesuatu dan dia (Allah) akan mengampuni dosa-dosa selain ia, bagi barang siapa yang syirik yaitu mempersekutukan sesuatu dengan Allah maka betul-betul dia telah sesat.
Allah sangat murka kepada orang musyrik sehingga apa saja yang mereka kerjakan Allah tidak akan memberinya pahala, agama lama banyak yang mirip agama syirik seperti agama majusi yang ada di negeri Persia adalah agama syirik, mempercayai tuhan lebih dari satu yaitu tuhan gelap dan tuhan terang. Orang hindu mengakui adanya tuhan brahma, wisnu dan siwa begitu halnya dengan agama lain selain islam.

                Tidak akan pernah masuk surga orang-orang yang syirik, neraka jahanam adalah tempatnya. Seseorang yang mengaku Islam tapi ia enggan menyambah Allah dan menyekutukan Allah dialah oranangit meg yang musyrik. Allah telah menjanjikan bagi orang-orang yang ta’at yaitu syurga. Kita tengok ke zaman dahulu (orang arab jahiliah). Mereka menyembah benda-benda mati seperti batu, ada juga yang menyambah pohon besar.Mereka menganggap semua itu adalah Tuhan yang mampu memberikan pertolongan.Bahkan mereka beranggapan bahwa bintang di langit mempunyai Tuhannya sendiri-sendiri.
Pada umumnya di era yang modern ini perbuatan syirik di tunjukkan dengan hal-hal yang baru atau modern pula.Misalnya, dalam bidang teknologi. Orang tidak dapat hidup tanpa teknologi, contoh kecilnya adalah HP. Setiap waktu dan setiap saat selalu menenteng Hp bahkan hendak menunaikan sholat lebih mengutamakan Hp. Orang percaya bahwa Allah maha tinggi dan maha sempurna.tetapi mereka masih menomer duakan. Setiap orang beriman harus merasa terpanggil untuk membetulkan aqidah yang salah ini sehingga harus meningkatkan keimanan kita dan dakwah.Jalan dakwah tadi hanya bisa dengan tulis menulis, radio dan lain-lain.Cara berpakaian santun dan berucap sopan juga merupakan dakwah. Ke Esaan tuhan yang menjadi inti dari agama tauhid seperti dalam firmannya, dalam surat Al-Ikhlas: 1-4 “ katakanlah bahwa Allah itu satu……”.
Paham syirik bukan menyangkut I’tikat  tetapi amaliyah bersihkan diri dari paham syirik. Didalam al- alquran hal- hal yang termasuk syirik itu antara lain:
·         Berhakim pada taqhut
Memutuskan suatu perkara atau sengketa dengan hukum buatan manusia bukan dengan al- quran dan hadist Rasullulah(ibid hal 11)
·         Memakai jimat (tamimah)jimat ini biasanya di pakai di leher, tangan ataupun sebagai ikat pinggang hal ini di lakukan dengan tujuan agar mendapat keselamatan atau terhindar dari bahaya
·         Minta berkah pada benda mati
Benda yang di gunakan biasanya yang berukuran besar misalnya batu dan pohon hal ini di lakukan dengan memakai sesaji dengan tujuan meminta berkah

·         Bersumpah dengan selain Allah
Seperti dalam hadist nabi, hadits dari Ibnu Umar Ra:rasullulah SAW besabda  jangan kamu bersumpah dengan bapak-bapakmu dan barang siapa yang bersumpah Allah,maka hendaklah di benarkan. Barang siapa yang bersumpah dengan Allah maka hendaknya kamu ridho, karna dialah yang punya dan barang siapa yang tidak ridho maka dia bukan dari Allah.

C.     Tahayul
Tahayul merupakan cerita-cerita bohong tidak masuk akal, di hubungkan dengan aqidah yang merupakan cerita dongeng-dongeng orang dahulu.Thayul ada sejak zaman neolitikum yaitu bagi agama animiz di zaman purba.Nenek moyang kita sebanernya bertujuan baik untuk memberikan cerita-cerita kepada anak cucunya. Terutama dongeng sebelum tidur.akan tetapi dalam cerita itu membuat anak menjadi kerdil karna tidak masuk akal misalnya masalah hari kalau akan berpegian jangan berangkat pada hari selasa dan hai agama lairi sabtu, sebab. Sebab kedua hari ini adalah sial- sial. Hal ini akan menjadikan seseorang takut berpergian dihari tersebut, begitu juga dengan hal yang lainya.
Dari cerita- cerita bohong tersebut akan merusak akidah hal- hal yang seharusnya kita hilangkan untuk memperbaiki akidah kita seperti dalam firman Allah dalam surat An- nahl:105
“ Sesungguhnya orang- orang yang mengadakan kebohongan ialah orang- orang yang tidak beriman terhadap ayat Allah dan mereka itulah orang- orang pendusta.”
Untuk menghilangkan dari penafsiran yang dibuat- buat sebagai manusia yang beriman haruslah teguh pendirian dan dapat membedakan antara yang hak dan yang bathil.


D.khurafat
Khurafat adalah merupakan suatu kepercayaan yaitu percaya kepada yang ghaib yang tidak berdasar pada Al- quran dan Al- hadits.Khurafat ini ada yang berasal dari agama lama. Dan ada pula dari agama lain( nasrani) dan ada pula tumbuh dikalangan umat islam sendiri.
“kehancuran berfikir itu kini telah melanda umat islam merobohkan islam dari lalu lintas kehidupan modern. Dan tahayul khurafat inilah yang membawa umat islam menyeleweng, dari akidahnya yang asli disamping itu membawa kepada jiwa materialis modern.
Hal- hal tersebut ( syirik, bidah, tahayul, dan khurafat) merupakan penyakit hati yang akan mengotori aqidah umat islam sebagai muslim yang sejati yang seharusnya diterapkan dalam hati setiap muslim dengan mengakui adanya keagungan allah. Meng Esakannya dan memuliakannya untuk menuju ke dalam ridlonya.
C. Hal-Hal Yang Memperkuat Keimanan
Setelah mengetahui berbagai hal yang dapat mengotori aqidah maka hal-hal yang harus dilakukan adalah memperdalam dan memperteguh keimanan, iman yang teguh  berakan terhindar dari hal-hal yang melemahkan iman dan aqidah. Ibnu Taimiyah dalam kitabnya membagi keimanan dalam berbagai keimanan dalam berbagai tingkatan:
v  Tingkat pertama, Iman asal beriman yaitu bagi orang-orang awam.i itu
v  Tingkat kedua, Iman ibarat yaitu orang yang melakukan rukun islam (Puasa, zakat, sholat dll)
v  Tingkat keTiga, Al Birri adalah taqwa yaitu iman yang diikuti dengan ibadah dan mencampurkan diri dalam masyarakat.
v  Tingkat ke Empat, Iman yang disebut Al ihsan yaitu iman yang diikuti dengan perasa an cinta yang mendalam kepada allah.
v  Tingkat ke Lima, Mutawakkal, inilah tingkatan iman yang tertinggi segala gerak geriknya hidup dan matinya hanya diuntungkan kepada allah semata.
Dalam aqidah Islam tak pernah lepas dari rukun iman yang enam.Untuk memurnikan kembali aqidh yang terkotori maka keimanan yang ada di dalam hati haruslah selalu tertanam.
a)      Percaya kepada Allah
Percaya kepada Allah merupakan dasar pokok bagi seluruh kepercayaan didalam islam. Percaya selain Allah didasarkan pada ketetapan/ wahyu Allah.
b)      Percaya kepada malikat
Percaya bahwa Allah telah menciptakan makhluk gaib yaitu malaikat, malaikat yang selalu taat dan patuh terhadap perintahnya
“ Sesungguhnya Allah yang maha suci dan mana tinggi itu mempunyai malaikat yang berkeliling utama sifatnya(HR-MUSLIM)
c)Percaya kepada kitab
Manusia harus meyakini adanya kitab suci, mempelajarinya serta mengamalkanya dengan baik, agar pengabdian diri terlaksana dengan baik pula dan sesuai dengan kehendak Allah.

d)Percaya kepada rasul
Allah mengutus seorang dibumi, khalifah yang membawa aturan- aturan Allah untuk disampaikan kepada manusia.
Rasul utusan Allah yang memberikan petunjuk kepada manusia untuk tetap berada dijalanya.
e)Percaya kepada hari kiamat
islam mengajarkan bahwa kehidupan sejak dari dalam arwah yaitu semenjak perjanjian antara manusia dengan Allah hingga hari setelah kehidupan.
f)Percaya kepada takdir
Allah swt didalam kitab sucinya Al- quran menyatakan bahwa tiap sesuatu yang terjadi dialam ini diciptakanya dengan takdir.
“ sesunguhnya kami telah menciptakan tiap sesuatu dengan takdir( qs Al-qomar:49)

1 komentar:

Ketika Rasulullah Saw. menantang berbagai keyakinan bathil dan pemikiran rusak kaum musyrikin Mekkah dengan Islam, Beliau dan para Sahabat ra. menghadapi kesukaran dari tangan-tangan kuffar. Tapi Beliau menjalani berbagai kesulitan itu dengan keteguhan dan meneruskan pekerjaannya.

Poskan Komentar